
Malang – Hari kedua gelaran Open House Universitas Negeri Malang (UM) 2025 pada Kamis (24/01) berlangsung meriah di Graha Cakrawala. Ribuan siswa SMA/SMK/sederajat dari berbagai daerah antusias mengikuti acara yang dirancang untuk memperkenalkan program unggulan UM. Salah satu momen yang mencuri perhatian peserta adalah sesi menarik dari Fakultas Kedokteran (FK), yang menghadirkan dr. Andrew Halim, Sp.THTBKL (dosen Prodi Profesi Dokter FK UM), sebagai narasumber.
Dalam sesi bertajuk “Pengaruh Headset/Earphone terhadap Organ Pendengaran”, dr. Andrew mengupas tuntas bahaya penggunaan headset atau earphone secara berlebihan. Ia menjelaskan dampak buruk yang bisa terjadi pada organ pendengaran, seperti risiko kehilangan pendengaran akibat paparan suara berintensitas tinggi. “Paparan suara dengan intensitas lebih dari 85 desibel dalam durasi panjang dapat merusak sel-sel rambut halus di koklea. Jika dibiarkan, kerusakan ini bersifat permanen,” jelasnya.
Selain itu, pada sesi yang dimoderatori oleh Qory Tifani Rahmatika, S.Kep., Ns., M.Kep (Dosen prodi Keperawatan) tersebut, dr. Andrew juga membagikan tips menjaga kesehatan telinga. Ia menyarankan untuk membatasi durasi penggunaan headset maksimal 60 menit per hari dan maksimal 60% volume gadget. Selain itu, dapat dipertimbangkan menggunakan perangkat dengan fitur noise-canceling untuk mengurangi kebutuhan volume tinggi, serta rutin memeriksakan kesehatan telinga ke dokter spesialis. “Pencegahan dini adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan pendengaran Anda di masa depan,” tambahnya.
Open House UM 2025 diikuti oleh sepuluh fakultas dan satu sekolah pascasarjana, masing-masing menampilkan booth informatif dan inovasi terkini. Acara ini menjadi momen penting bagi siswa SMA/SMK/sederajat untuk mengeksplorasi berbagai program studi, bertanya langsung kepada mahasiswa dan dosen, serta mendapatkan informasi valid terkait penerimaan mahasiswa baru. FK UM turut memanfaatkan booth mereka untuk memperkenalkan program studi dan inovasi unggulan, termasuk simulasi pemeriksaan ante natal care, yang memungkinkan siswa mencoba langsung cara memeriksa ibu hamil dengan alat kesehatan modern.
Kegiatan ini selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia. Sesi yang disampaikan dr. Andrew merupakan wujud nyata kontribusi FK UM dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan edukasi mengenai bahaya penggunaan headset yang tidak tepat, diharapkan siswa dapat lebih peduli terhadap kesehatan pendengarannya untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik.