
Malang – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pengembangan kurikulum profesionalism mentoring for medical students untuk mengeksplorasi dan mengembangkan kurikulum berbasis profesionalisme guna meningkatkan mutu prodi S1 kedokteran di UM. Acara ini berlangsung pada Rabu (19/2) di Ruang Rapat Lantai 2, B1 Fakultas Kedokteran UM. Diskusi ini dihadiri oleh Dr. dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes selaku wakil dekan FK, Dosen Fakultas Kedokteran, sekaligus tenaga pengajar dan staf akademik terkait.
Pada kegiatan ini, Fakultas Kedokteran UM mendatangkan Prof Delvac Oceandy, MD., Ph.D., seorang Adjunct Professor of Molecular Cardiovascular Sciences dari The University of Manchester, United Kingdom sebagai narasumber dalam acara tersebut. Prof Delvac dalam FGD ini membagikan wawasan mengenai sistem pembelajaran di University of Manchester yang menekankan aspek mentoring dan profesionalisme bagi mahasiswa kedokteran yang memungkinkan untuk dapat diadaptasi pada kurikulum Fakultas Kedokteran UM. Pembahasan yang disampaikan meliputi struktur kurikulum, metode mentoring, tantangan dalam penerapannya termasuk program pengembangan di sekolah kedokteran dan struktur portofolio untuk program pengembangan profesionalitas medis.
Dengan adanya kegiatan FGD ini, Fakultas Kedokteran UM diharapkan dapat mengadaptasi aspek-aspek yang sesuai dari kurikulum yang diterapkan di University of Manchester untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Fakultas Kedokteran UM dalam mengembangkan kurikulum yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan dunia medis yang berkembang sehingga menghasilkan lulusan mahasiswa kedokteran yang tidak hanya unggul, namun juga berkarakter serta berkompetensi yang kuat dalam aspek klinis, etika dan profesionalisme.
Kegiatan pengembangan kurikulum ini sejalan dengan poin Sustainable Develompment Goals (SDGs) ke 4 tentang pendidikan berkulitas melalui upaya meningkatkan mutu sistem pendidikan kedokteran yang profesional sekaligus menghasilkan lulusan mahasiswa kedokteran yang unggul dan SDGs ke 3 mengenai kesehatan yang baik dan kesejahteraan melalui upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan.
Pewarta: Anggalia Tri Hapsari – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM